Tersedia 24/7
Mata uang

Di toko kami, Anda dapat mengembalikan sebagian besar produk baru dan belum terpakai dalam waktu 30 hari setelah pengiriman tanpa masalah dan mendapatkan pengembalian dana penuh.
Jika kesalahan ada pada kami (misalnya produk salah atau rusak), kami tentu akan menanggung biaya pengembalian. 🚚✅
Pengembalian dana dilakukan dalam waktu 7 hari setelah kami menerima barang yang Anda kembalikan.
Dalam kebanyakan kasus, bahkan lebih cepat!
Suplemen makanan Sanprobi IBS adalah produk berkualitas tinggi yang mengandung strain bakteri probiotik unik Lactobacillus plantarum 299v. Produk ini terutama ditujukan untuk orang yang menderita sindrom iritasi usus. Produk ini telah diuji secara ekstensif dan terbukti memberikan banyak manfaat bagi penderita. Produk ini memiliki keunggulan karena mudah dikonsumsi dalam bentuk tetes dan dapat disimpan pada suhu kamar.
Sindrom iritasi usus (IBS) adalah gangguan fungsi saluran pencernaan yang umum terjadi. Penyebab penyakit ini tidak diketahui. Pilihan terapi juga terbatas. Studi terbaru menunjukkan bahwa probiotik dapat memengaruhi regulasi motilitas gastrointestinal.
Pada sindrom iritasi usus, mikroflora usus mengalami perubahan signifikan. [1] Preparat probiotik dapat menjadi pilihan yang baik sebagai agen antimikroba untuk pengobatan dan pencegahan infeksi usus. Telah ditunjukkan bahwa Lactobacillus plantarum 299v menghambat adhesi bakteri patogen Escherichia coli pada sel epitel usus. [2]
Sebuah studi dilakukan di mana pasien IBS direkomendasikan produk dengan strain bakteri Lactobacillus plantarum 299v. Semua pasien yang diberi suplemen dengan strain ini melaporkan berhentinya nyeri perut dan normalisasi frekuensi buang air besar (pada bentuk sembelit dari sindrom iritasi usus). Lactobacillus plantarum 299v tampaknya memiliki efek positif pada kondisi pasien IBS. [3]
Singkatnya, suplemen makanan Sanprobi IBS adalah produk berkualitas tinggi yang mengandung strain bakteri probiotik unik Lactobacillus plantarum 299v. Produk ini dikembangkan untuk mengisi kembali mikroflora usus dan mendukung terapi pasien dengan sindrom iritasi usus.
1 Kassinen A, Krogius-Kurikka L, Mäkivuokko H, Rinttilä T, Paulin L, Corander J, Malinen E, Apajalahti J, Palva A. Mikrobiota feses pasien dengan sindrom iritasi usus berbeda secara signifikan dari orang sehat. Gastroenterology. 2007 Jul;133(1):24-33. doi: 10.1053/j.gastro.2007.04.005. Epub 2007 Apr 14. PMID: 17631127.
2. Mack DR, Michail S, Wei S, McDougall L, Hollingsworth MA. Probiotik menghambat adhesi enteropatogen E. coli secara in vitro melalui induksi ekspresi gen mukin usus. Am J Physiol. 1999 Apr;276(4):G941-50. doi: 10.1152/ajpgi.1999.276.4.G941. PMID: 10198338.
3 Niedzielin K, Kordecki H, Birkenfeld B. Sebuah studi terkontrol, double-blind, acak tentang efektivitas Lactobacillus plantarum 299V pada pasien dengan sindrom iritasi usus. Eur J Gastroenterol Hepatol. 2001 Okt;13(10):1143-7. doi: 10.1097/00042737-200110000-00004. PMID: 11711768.
Dapatkan info terbaru tentang produk baru 🧪 & penawaran mendatang 🛍️.
Terima kasih telah berlangganan!
Email ini telah didaftarkan!
